Karena itu, menunda pernikahan tidak selalu berarti kehilangan keinginan untuk berkeluarga. Bagi sebagian orang, keputusan tersebut merupakan cara untuk menimbang apakah hubungan, keadaan ekonomi, dan tanggung jawab yang akan dijalani sudah sesuai dengan kehidupan yang ingin dibangun.

Yang menjadi pertimbangan bukan hanya apakah akan menikah, tetapi juga kapan dan dalam kondisi seperti apa pernikahan itu dijalani.

Di situlah makna “lebih berhitung soal masa depan” menjadi relevan. Bukan karena semua kaum muda menolak perkawinan, melainkan karena sebagian dari mereka ingin memastikan bahwa keputusan menikah sesuai dengan kesiapan dan pilihan hidupnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.