JAKARTA — Operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor tidak hanya menyeret pejabat Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).

Nama politikus Partai Golkar, Fahd A Rafiq, turut muncul dalam daftar 17 orang yang diamankan KPK dalam OTT tersebut. Hingga kini, KPK belum mengungkap secara rinci apa peran Fahd dalam perkara yang tengah didalami.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan Fahd merupakan salah satu pihak yang diamankan dalam operasi senyap yang berlangsung di wilayah Jabodetabek pada Senin (14/9/2026).

“Salah satu pihak yang diamankan,” kata Budi saat dikonfirmasi mengenai Fahd A Rafiq.

Fahd diketahui merupakan Ketua DPP Partai Golkar Bidang Hubungan Organisasi Kemasyarakatan periode 2024-2029.

Sejumlah laporan media juga menyebut Fahd sebagai sosok yang memiliki kedekatan dengan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, meski sejauh ini KPK belum menjelaskan apakah hubungan tersebut berkaitan dengan perkara yang sedang ditangani.

OTT Berkaitan dengan Pengurusan HGB

KPK sebelumnya mengungkap OTT tersebut berkaitan dengan dugaan korupsi dalam proses pengurusan HGB di wilayah Kabupaten Bogor serta dugaan penerimaan lainnya.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.