Yang tidak kalah penting adalah memastikan sekolah memiliki kewenangan dan prosedur yang jelas untuk menghentikan pembagian makanan apabila ditemukan indikasi makanan tidak layak konsumsi.
MBG Harus Aman, Bukan Sekadar Gratis
Program MBG dibangun dengan tujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, terutama anak-anak dan kelompok penerima manfaat lainnya.
Karena itu, ukuran keberhasilannya tidak cukup hanya berdasarkan jumlah porsi yang dibagikan atau banyaknya penerima manfaat yang terlayani.
Jika makanan yang diberikan justru menimbulkan gangguan kesehatan, maka pemerintah harus melihatnya sebagai persoalan yang menyentuh tujuan dasar program.
Rentetan dugaan keracunan terbaru menjadi momentum untuk memperbaiki sistem sebelum skala program semakin besar.
Persoalannya sekarang bukan lagi sekadar SPPG mana yang bermasalah, melainkan apakah negara memiliki sistem yang cukup kuat untuk memastikan puluhan ribu titik layanan menjalankan standar keamanan pangan yang sama.
DPR telah meminta audit dan evaluasi. Masyarakat sipil juga terus menyoroti transparansi serta tata kelola program.
Tantangannya kini berada di tangan BGN dan pemerintah: apakah desakan tersebut akan dijawab dengan evaluasi administratif per kasus, atau menjadi momentum untuk melakukan pembenahan menyeluruh terhadap sistem MBG dari hulu hingga hilir.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan