Situasi berujung konflik ketika korban diajak bicara oleh terlapor di area sekitar toilet klub. Korban mengaku mendapat perlakuan tidak menyenangkan hingga terjadi dugaan pelecehan fisik.

Ketika korban berusaha menolak dan melepaskan diri, perlawanan tersebut diduga direspons dengan tindakan kekerasan fisik hingga memicu keributan yang sempat menyedot perhatian pengunjung lain.

Sebagai bukti penguat, pihak korban telah menjalani pemeriksaan medis dan menyerahkan hasil visum et repertum ke pihak kepolisian.

Berdasarkan dokumen medis tersebut, ANW mengalami sejumlah luka memar membiru pada area hidung, leher, serta kedua lengan yang diduga akibat tekanan dan cengkeraman paksa saat peristiwa terjadi.

Menanggapi sorotan tajam publik yang tertuju pada anak angkatnya, Ruben Onsu mengambil langkah tegas dengan tidak memberikan pembelaan secara membabi buta.

Melalui kuasa hukum keluarga, Minola Sebayang, Ruben menyatakan prihatin atas kegaduhan yang terjadi dan meminta Betrand untuk membuka seluruh fakta tanpa ada yang ditutup-tutupi.

“Ruben mengatakan, Onyo harus jujur. Apa pun yang terjadi, dia harus jujur untuk menyampaikannya. Kalau memang ada ya ada, kalau enggak ada ya enggak ada,” ungkap Minola Sebayang menirukan instruksi langsung dari Ruben Onsu.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.