JAKARTA — Israel Houghton menjadi perhatian setelah pemerintah Indonesia melarang rencana konsernya bersama Israel & New Breed di Jakarta pada 24 Oktober 2026.
Houghton merupakan penyanyi, penulis lagu, produser, dan pemimpin pujian asal Amerika Serikat yang dikenal dalam musik gospel dan contemporary Christian music.
Ia lahir di Oceanside, California, pada 19 Mei 1971. Karier musiknya berkembang sejak usia muda dan kemudian membawanya menjadi salah satu nama yang dikenal dalam musik gospel kontemporer.
Bersama Israel & New Breed, Houghton menggabungkan gospel dengan worship, soul, jazz, rock, dan musik Kristen kontemporer. Sejumlah lagu yang dikenal antara lain “Friend of God”, “You Are Good”, dan “Alpha and Omega”.
Salah satu album yang menonjol adalah Alive in South Africa, yang direkam di Cape Town. Album tersebut meraih Grammy Award untuk kategori Best Traditional Gospel Album pada 2007.
Tur 2026 dan Polemik di Sabah
Pada 2026, Israel & New Breed menggelar Til The Whole World Knows Tour 2026. Selain Jakarta, rangkaian tur tersebut juga mencakup sejumlah lokasi di Malaysia.
Sebelum persoalan muncul di Indonesia, rencana penampilan Houghton lebih dulu mendapat perhatian kepolisian Sabah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan