JAKARTA — Sebilah golok pernah diletakkan di tengkuk Komjen Pol. Suyudi Ario Seto. Ketika masih menjabat Kapolda Banten, Suyudi turun dari kursi kehormatan dan ikut dalam pertunjukan debus pada peringatan Hari Bhayangkara ke-79 di Alun-Alun Kota Serang, 1 Juli 2025.
Ia kemudian membengkokkan golok khas Banten menggunakan bagian belakang kepalanya dan kedua tangannya.
Suyudi ketika itu mengaitkan bela diri dengan identitas masyarakat Banten dan tugas kepolisian.
“Kami belajar, jadi orang Banten tuh harus bisa bela diri dan Polri terutama sebagai insan Bhayangkara, kami harus belajar bela diri,” kata Suyudi kepada wartawan, seperti dikutip dari Kompas.com.
Setahun kemudian, panggungnya berubah. Bukan lagi alun-alun dengan debus dan golok, melainkan Senayan.
Pada 1 Oktober 2026, DPR menyetujui Suyudi sebagai Kapolri. Beberapa jam kemudian, Komjen Pol. Suyudi Ario Seto dilantik Presiden Prabowo Subianto di Istana Presiden untuk menggantikan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Sebelumnya, Presiden Prabowo mengajukan nama Suyudi sebagai calon tunggal Kapolri melalui Surat Presiden tertanggal 30 September 2026.
Suyudi bukan satu-satunya. Sebelumnya, Jenderal Polisi Badrodin Haiti, Jenderal Polisi Timur Pradopo dan Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo juga pernah memimpin Polda Banten sebelum mencapai kursi Kapolri.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan