Di sisi sektoral, hampir seluruh sektor berada di zona merah. Sektor basic materials mencatat penurunan terdalam sebesar 7,30 persen, disusul sektor energi yang turun 6,94 persen serta transportasi dan logistik yang melemah 6,58 persen. Hanya sektor kesehatan yang masih mampu menguat 0,55 persen.

Meski IHSG tertekan, investor asing tercatat masih melakukan net buy sebesar Rp261,23 miliar pada perdagangan hari ini. Namun secara kumulatif sepanjang tahun, investor asing masih membukukan net sell mencapai Rp41,02 triliun.

Dari sisi valuasi, market price earning ratio (PER) BEI tercatat sebesar 13,25 kali dengan price to book value (PBV) sebesar 1,69 kali.

Saham-saham yang paling aktif diperdagangkan berdasarkan volume dipimpin oleh BUMI dengan transaksi mencapai 9,76 miliar saham atau sekitar 22,54 persen dari total volume perdagangan bursa. Sementara berdasarkan nilai transaksi, saham BMRI menjadi yang terbesar dengan nilai mencapai Rp2,54 triliun

Ketua Dewan Komisioner OJK, Friderica Widyasari Dewi mengatakan pelemahan IHSG dalam beberapa hari terakhir masih sejalan dengan pergerakan bursa saham di kawasan regional. Menurut dia, tekanan di pasar saham tidak hanya terjadi di Indonesia, melainkan juga dialami sejumlah negara lain di tengah meningkatnya ketidakpastian global.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.