Menurut dia, parliamentary threshold sebaiknya mengalami kenaikan pada setiap pemilu dan NasDem tetap menawarkan angka 7 persen.
Bukan Hanya Soal Angka
Perdebatan PT 5 persen atau 7 persen pada akhirnya tidak hanya menyangkut angka ambang batas.
Persoalan yang ikut muncul adalah berapa banyak suara pemilih yang tidak terkonversi menjadi kursi DPR apabila ambang batas dinaikkan.
Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Dede Yusuf menyoroti persoalan tersebut. Ia mengatakan Demokrat sedang mengkaji persoalan ambang batas dari sisi jumlah suara rakyat yang berpotensi tidak memperoleh representasi di parlemen.
“Kalau Demokrat sedang mengkaji, bukan soal persennya. Tapi soal berapa banyak suara rakyat yang nanti hangus kalau konsepnya hanya PT persen. Sebab kemarin 4% saja yang hangus sampai 17 juta suara,” kata Dede, Minggu (20/9/2026).
Demokrat bahkan mengusulkan konsep Dapil Nasional atau national pool. Gagasannya, sisa suara dari partai-partai yang memenuhi ambang batas dapat dikumpulkan untuk kemudian diperhitungkan dalam distribusi kursi tambahan DPR.
Perbedaan gagasan tersebut memperlihatkan bahwa pembahasan parliamentary threshold tidak semata-mata berkaitan dengan berapa banyak partai yang berada di DPR.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan