Pigai juga menegaskan bahwa warga sipil tidak boleh dijadikan sasaran dengan alasan bahwa mereka dianggap sebagai mata-mata atau bagian dari aktivitas intelijen.
Dalam pernyataannya, Pigai menyebut prinsip perlindungan warga sipil berlaku dalam situasi konflik dan harus dipatuhi oleh seluruh pihak yang terlibat.
Selain persoalan perlindungan sipil, Pigai sebelumnya juga menyoroti perkembangan konflik Papua yang menurutnya mulai bergeser ke sentimen etnis dan rasial.
Pigai mengingatkan agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi konflik horizontal antara masyarakat Papua dan kelompok masyarakat lainnya.
Ia mendorong penghapusan diskriminasi serta penerapan keadilan yang setara bagi masyarakat asli Papua maupun pendatang.
Meta Description:
Isu HAM Papua kembali bergulir di PBB usai pidato PM Solomon. DPR menyoroti verifikasi data, sementara Menteri HAM menegaskan perlindungan warga sipil.
Tag:
Papua, HAM Papua, PM Solomon, Kepulauan Solomon, PBB, Diplomasi Pasifik, Natalius Pigai, Sukamta, Abraham Sridjaja, Konflik Papua
Keyword:
HAM, Papua, Kepulauan Solomon, PBB, Natalius Pigai, Sukamta, Abraham Sridjaja,
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan