PSI sebelumnya secara terbuka menyatakan dukungan terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran. Pada Juni 2026, Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan Jokowi meminta PSI dan para simpatisannya mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode.

Pernyataan tersebut disampaikan ketika Jokowi melakukan safari politik bersama PSI. Artinya, dalam komunikasi politik PSI, masuknya Jokowi ke partai tidak secara otomatis ditempatkan sebagai langkah berhadap-hadapan dengan pemerintahan Prabowo-Gibran.

Wakil Ketua Umum Gerindra Prasetyo Hadi juga merespons pernyataan Jokowi mengenai dukungan terhadap Prabowo-Gibran dua periode. Saat ditanya mengenai hal tersebut pada Juni 2026, Prasetyo memilih menekankan pekerjaan pemerintahan.

“Belumlah, belumlah. Kita kalau mewakili pemerintah, ya mewakili Bapak Presiden, kita yang penting fokus bekerja dulu ya,” kata Prasetyo.

Prasetyo mengatakan masih banyak pekerjaan pemerintah yang harus diselesaikan dan Gerindra belum memikirkan agenda politik menuju 2029.

“Kita belum, belum berpikir ke hal-hal yang ke arah situ. Masih banyak pekerjaan yang harus kita selesaikan,” ujarnya.

Sikap serupa disampaikan Juru Bicara Gerindra Bahtra Banong ketika menanggapi safari politik Jokowi bersama PSI. Ia mengatakan Gerindra memilih fokus mengawal program prioritas Presiden Prabowo dan tidak ingin mencampuri strategi politik partai lain.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.