Pemerintah Provinsi NTT menyatakan perbedaan data masih terjadi antara pemerintah kabupaten, perangkat daerah sektoral dan instansi kementerian.

Karena itu, verifikasi data dilakukan sebagai dasar penyusunan kajian kebutuhan pascabencana dan rencana rehabilitasi serta rekonstruksi.

Pemerintah juga mulai menggeser fokus dari respons darurat menuju pemulihan. Pemprov NTT menyiapkan pemulihan yang dirancang berlangsung selama tiga tahun, dengan data terverifikasi sebagai dasar penentuan kebutuhan dan pembiayaan.

 

Catatan Redaksi:

Perbedaan angka antara catatan WALHI dan pemerintah menjadi bagian penting dalam membaca situasi pascagempa Flores.

WALHI mencatat 156 kematian hingga 25 September, dengan 108 kematian terjadi ketika warga berada di tenda atau lokasi pengungsian.

Sementara data pemerintah yang diperbarui pada 15 September mencatat 120 orang meninggal secara keseluruhan.

 

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.