Ruteng – Matahari pagi belum sepenuhnya meninggi ketika pelataran Kantor Desa Gololanak, Kecamatan Cibal Barat, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), mulai dipenuhi warga pada Senin (13/7/2026) pagi. Dari lansia hingga balita, mereka datang membawa harapan yang sama: memastikan kondisi kesehatan tetap terjaga melalui layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diselenggarakan UPTD Puskesmas Wae Codi.
Antusiasme warga menjadi gambaran bahwa kesadaran untuk memeriksakan kesehatan sejak dini kini mulai tumbuh hingga ke pelosok desa.
Halaman kantor desa pun berubah menjadi ruang tunggu yang ramai. Di tengah antrean yang mengular, tampak pemandangan yang menghangatkan hati. Kesadaran akan pentingnya kesehatan seolah mampu meruntuhkan sekat usia.
Seorang kakek berambut memutih duduk berdampingan dengan seorang remaja yang tampak menanti giliran. Tak jauh dari mereka, para ibu menggendong balita sambil sabar menunggu pemeriksaan.
Ada antusiasme yang tak biasa. Kehadiran lintas generasi menjadi sinyal kuat bahwa warga Gololanak mulai menyadari pentingnya mengenali kondisi tubuh sejak dini. Mencegah penyakit, bagi mereka, jauh lebih baik daripada mengobatinya ketika sudah terlambat.

Langkah jemput bola yang dilakukan Puskesmas Wae Codi bukan tanpa alasan. Program pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan implementasi kebijakan Pemerintah Pusat melalui Program Cek Kesehatan Gratis (CKG), sebagai upaya memperluas akses pelayanan kesehatan masyarakat sekaligus mempercepat deteksi dini berbagai penyakit sebelum berkembang menjadi lebih serius.
Kepala UPTD Puskesmas Wae Codi, Hery Jefry, mengungkapkan sebanyak 80 warga mengikuti pemeriksaan kesehatan gratis pada hari itu. Dari hasil pemeriksaan, hipertensi menjadi penyakit yang paling banyak ditemukan.
Di balik tingginya angka hipertensi tersebut, terdapat sejumlah faktor risiko yang masih banyak dijumpai di masyarakat, seperti pola makan yang kurang seimbang, kebiasaan merokok, dan tingkat stres yang cukup tinggi.
“Kebiasaan pola makan, kebiasaan merokok, dan faktor stres,” kata Hery saat dihubungi media ini, Senin malam.
Setelah hasil pemeriksaan diketahui, petugas kesehatan langsung memberikan obat kepada warga yang membutuhkan. Selain itu, mereka juga memberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola makan, menerapkan gaya hidup sehat, dan melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.
“Pasien yang mengalami hipertensi langsung diberikan obat. Selain itu, kami juga memberikan edukasi agar mereka menjaga pola makan,” tutur Hery.
Cek Kesehatan Gratis Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat
Hery menjelaskan bahwa Cek Kesehatan Gratis merupakan program nasional yang dilaksanakan setiap tahun untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Program ini menyasar seluruh kelompok usia, mulai dari bayi hingga lanjut usia.
Menurutnya, pemeriksaan yang dilakukan tidak hanya sebatas mengukur tekanan darah, tetapi juga meliputi berbagai pemeriksaan kesehatan lainnya guna mendeteksi secara dini potensi penyakit yang mungkin dialami masyarakat.
“Tujuan utama kegiatan ini adalah melakukan deteksi dini terhadap berbagai penyakit sehingga dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi lebih serius,” katanya.
Seluruh kampung di wilayah kerja Puskesmas Wae Codi menjadi sasaran program tersebut. Pelaksanaannya dilakukan secara bertahap sesuai target yang telah ditetapkan agar seluruh masyarakat memperoleh kesempatan mengikuti pemeriksaan kesehatan secara gratis.
“Kami turun langsung ke setiap kampung karena seluruh masyarakat menjadi target pelayanan. Saat ini kami sedang menyasar kampung-kampung yang sebelumnya belum sempat melaksanakan CKG,” jelasnya.
Pelaksanaan CKG juga dipadukan dengan berbagai layanan kesehatan lainnya sehingga masyarakat memperoleh pelayanan yang lebih lengkap dalam satu kesempatan.
Melalui pendekatan jemput bola tersebut, UPTD Puskesmas Wae Codi berharap kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala terus meningkat.
“Kami juga berharap adanya dukungan masyarakat agar Program Cek Kesehatan Gratis ini benar-benar memberikan dampak positif terhadap peningkatan derajat kesehatan masyarakat,” pungkas Hery.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan