DetikOto melaporkan pada 8 Oktober 2026 bahwa dari empat jenis BBM yang ditawarkan Shell, yakni Shell Super, Shell V-Power, Shell V-Power Nitro+, dan Shell V-Power Diesel, hanya V-Power Diesel yang tersedia dalam jumlah terbatas di SPBU tertentu.

Pada akhir Januari 2026, Shell menyatakan masih berkoordinasi dengan pemerintah terkait permohonan rekomendasi impor BBM untuk tahun tersebut.

Persoalan pasokan itu merupakan dinamika operasional yang terjadi menjelang transisi pengelolaan. Namun, informasi tersebut tidak dengan sendirinya membuktikan bahwa keterbatasan pasokan menjadi penyebab keputusan Shell mengalihkan bisnis SPBU.

Dalam pengumuman pada Mei 2025, Shell telah menyebut transaksi tersebut sebagai bagian dari strategi transformasi portofolio bisnis.

Dengan jadwal pengalihan yang ditetapkan pada 30 Oktober 2026, Isla Energy akan memasuki babak baru sebagai pengelola bisnis SPBU Shell di Indonesia. Sementara itu, Shell tetap mempertahankan kehadirannya melalui merek, pasokan bahan bakar, dan bisnis pelumas.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.