“Keselamatan dan keamanan masyarakat menjadi prioritas pemerintah dalam menghadapi dampak erupsi Gunung Anak Krakatau yang berpotensi mengganggu operasional transportasi, termasuk penerbangan di sejumlah wilayah,” katanya.
1.558 Penerbangan Terdampak
Dampak erupsi juga telah meluas ke sejumlah bandara lainnya. Menteri Perhubungan menyebut 1.558 penerbangan terdampak setelah delapan bandara mengalami penutupan akibat sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.
Gangguan tersebut mencakup penerbangan keberangkatan maupun kedatangan.
Kondisi ini membuat maskapai melakukan pembatalan, penundaan, penjadwalan ulang maupun pengalihan penerbangan untuk menjaga keselamatan penumpang dan awak pesawat.
Penumpang Diminta Cek Status Penerbangan
Pemerintah meminta masyarakat yang memiliki jadwal penerbangan dari atau menuju bandara terdampak untuk tidak terburu-buru datang ke bandara sebelum mendapatkan kepastian dari maskapai.
Maskapai juga diminta memberikan informasi secara cepat dan transparan mengenai perubahan jadwal, pembatalan maupun pengalihan penerbangan.
Bagi penumpang yang penerbangannya dialihkan, pemerintah menyiapkan dukungan transportasi menuju bandara alternatif. Sementara bagi penerbangan yang dibatalkan, penumpang dapat memperoleh pilihan sesuai ketentuan maskapai, termasuk penjadwalan ulang maupun pengembalian tiket.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan