Kelima, arena elite. Jokowi, Prabowo, Gibran, dan Kaesang berada dalam jejaring politik yang saling bersinggungan. Namun hubungan personal tidak selalu identik dengan posisi formal institusi.
Lima arena tersebut tidak berdiri sendiri. Perubahan dalam satu arena dapat memengaruhi kalkulasi aktor di arena lainnya.
PSI–Gerindra: Bersama di Pemerintahan, Berbeda di Elektoral
Di sinilah hubungan PSI dan Gerindra menjadi penting.
Dalam arena pemerintahan, keduanya berada dalam konfigurasi pendukung Prabowo-Gibran. Namun dalam arena elektoral, keduanya tetap memiliki kepentingan organisasi masing-masing.
Koalisi pemerintahan tidak dengan sendirinya menghapus kompetisi antarpartai. Begitu pula kompetisi elektoral tidak selalu mengharuskan berakhirnya kerja sama dalam pemerintahan.
Contoh mengenai perbedaan horizon tersebut terlihat pada Juni 2026. Ketua DPP PSI Bestari Barus menyampaikan bahwa Jokowi meminta PSI dan simpatisannya mengawal pemerintahan Prabowo-Gibran hingga dua periode. Pernyataan tersebut diberitakan sebagai arahan yang disampaikan Jokowi kepada PSI.
Ketika isu tersebut ditanyakan kepada Gerindra, Wakil Ketua Umum Gerindra Prasetyo Hadi mengatakan partainya saat itu masih berfokus pada pekerjaan pemerintahan. Ia menekankan bahwa pemerintah perlu menyelesaikan berbagai agenda yang sedang berjalan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan