Dengan demikian, perubahan terbesar dalam struktur belanja terjadi pada pergeseran ruang anggaran antara belanja kementerian/lembaga dan belanja non-kementerian/lembaga.

Pendapatan Negara Ikut Naik

Perubahan juga terjadi pada sisi penerimaan.

Dalam rancangan awal, pendapatan negara diproyeksikan sekitar Rp3.426 triliun. Setelah pembahasan, target tersebut menjadi Rp3.435,10 triliun.

Target tersebut terdiri atas penerimaan perpajakan Rp2.911,95 triliun, PNBP Rp522,48 triliun, dan hibah Rp666,3 miliar.

Dengan kenaikan pendapatan dan belanja yang relatif seimbang, target defisit tetap berada pada Rp671,16 triliun atau 2,4 persen PDB.

Pos yang Bergeser dalam Pembahasan

Perubahan tidak berhenti pada angka agregat.

Dalam pembahasan Banggar DPR dan pemerintah, sejumlah alokasi mengalami penyesuaian.

Anggaran pertahanan, misalnya, meningkat Rp6 triliun menjadi sekitar Rp335 triliun. Anggaran pendidikan pemerintah pusat juga meningkat Rp14 triliun menjadi Rp497 triliun.

Sementara itu, subsidi energi turun Rp11 triliun menjadi Rp261,5 triliun dari rancangan awal.

Perubahan tersebut memperlihatkan bahwa angka final APBN 2027 merupakan hasil pembahasan dan penyesuaian, bukan sekadar pengesahan atas angka yang pertama kali diajukan pemerintah.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.