Raja Juli menegaskan PSI akan tetap mempersiapkan diri menghadapi Pemilu 2029 berapa pun angka yang ditetapkan.
Jokowi Effect: Dari Figur ke Institusi
Kehadiran Jokowi sebagai kader PSI dan keterlibatannya dalam agenda konsolidasi partai kemudian memunculkan pertanyaan mengenai sejauh mana pengaruh personal Jokowi dapat dikonversi menjadi dukungan terhadap PSI.
Pengamat komunikasi politik M. Jamiluddin Ritonga menilai safari politik Jokowi ke sejumlah daerah belum otomatis berdampak pada peningkatan elektoral PSI menuju Pemilu 2029.
Sementara itu, Direktur Riset dan Kebijakan Politik Lembaga Pemilih Indonesia (LPI), Fernando Emas, mengatakan citra positif Jokowi belum otomatis berubah menjadi dukungan elektoral bagi PSI.
“Loyalitas terhadap Jokowi masih kuat, namun belum cukup untuk mendorong publik benar-benar berpindah pilihan ke PSI dalam jumlah signifikan,” kata Fernando dalam pemaparan survei LPI pada Juni 2026.
Persoalan tersebut dapat dilihat dengan membandingkan pengaruh Jokowi terhadap figur politik dan elektabilitas PSI sebagai institusi partai.
Survei Litbang Kompas yang dilakukan pada 27 Mei–2 Juni 2024 terhadap 1.200 responden di 38 provinsi mencatat 54,3 persen responden mempertimbangkan calon kepala daerah yang memiliki hubungan atau kedekatan dengan Jokowi. Survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan 95 persen dan margin of error sekitar 2,83 persen.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan