“Sehingga kemudian perspektif untuk pelaksanaan Pilpres itu menggunakan terhadap hasil Pileg pada saat itu,” ujar Herman.

Gagasan serupa sebelumnya disampaikan Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia. Ia mengusulkan agar Pileg digelar terlebih dahulu dan hasilnya menjadi tiket pencalonan Pilpres.

Menurut Doli, penggunaan hasil pemilu lima tahun sebelumnya sebagai dasar pencalonan presiden berpotensi tidak lagi mencerminkan aspirasi politik masyarakat pada saat Pilpres berlangsung.

Pemilih Bisa Lebih Fokus

Demokrat juga menyoroti aspek pemilih dalam wacana pemisahan tersebut. Herman mengatakan pelaksanaan Pileg dan Pilpres secara terpisah dapat membuat masyarakat memiliki ruang yang lebih besar untuk mempertimbangkan pilihan pada masing-masing jenis pemilu.

“Sehingga ada fokus bagaimana masyarakat bisa memilih para wakilnya, juga pada saatnya nanti memilih calon presiden dan wakil presiden,” kata Herman.

Dalam skema yang diusulkan, Pileg akan menjadi tahap awal. Setelah hasilnya diketahui, pemilihan presiden dan wakil presiden dapat dilaksanakan beberapa waktu kemudian.

Namun, jarak waktu antara Pileg dan Pilpres belum ditentukan. Herman menyebut opsi jeda sekitar tiga hingga empat bulan masih perlu dibahas lebih lanjut.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.