PDI Perjuangan (PPP) kemudian menyatakan sikap resmi yang berbeda. Ketua DPP PDIP Said Abdullah pada 24 September menyebut partainya akan mengusulkan PT 6 persen dalam revisi UU Pemilu.

NasDem berada pada angka lebih tinggi. Ketua Umum NasDem Surya Paloh mengusulkan PT 7 persen dengan alasan penyederhanaan jumlah partai di parlemen.

Di sisi lain, PAN menyampaikan posisi berbeda. Wakil Ketua Umum PAN Viva Yoga Mauladi menyatakan PT sebaiknya tidak lebih dari 4 persen dan mengaitkan perubahan ambang batas dengan keterwakilan politik serta putusan Mahkamah Konstitusi (MK).

Dengan demikian, peta posisi partai parlemen tidak berada pada satu angka. Angka yang muncul dalam pernyataan publik partai berada mulai dari 4 persen, 5 persen, 6 persen hingga 7 persen.

Pembahasan tersebut juga belum menjadi ketentuan final. Sebelumnya, Ketua DPR Puan Maharani menyebut pembicaraan mengenai PT 5–7 persen masih informal, sedangkan Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyebut pembicaraan antarketua umum masih berupa brainstorming. Komisi II DPR juga menyatakan pembahasan RUU Pemilu masih berada pada tahap penyusunan dan belum menetapkan angka final.

Dari 4 Persen ke 5 Persen

Data Pemilu 2024 dapat digunakan untuk melihat perubahan matematis apabila angka 5 persen diterapkan dengan menggunakan basis suara sah nasional yang sama.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.