DPR dan Persoalan Representasi

Temuan mengenai keterkenalan anggota DPR juga dapat dibaca bersama survei Poltracking sebelumnya mengenai tingkat kepuasan terhadap lembaga negara dan institusi demokrasi.

Dalam survei yang dirilis Juni 2026, tingkat kepuasan terhadap DPR tercatat 57,3 persen dan menjadi yang terendah dibandingkan sejumlah lembaga negara dan institusi demokrasi yang diukur dalam survei tersebut.

Kepuasan terhadap fungsi DPR juga berada di bawah 60 persen pada sejumlah aspek, termasuk penyusunan undang-undang, penyerapan aspirasi publik, dan perumusan anggaran negara.

Temuan terbaru mengenai 57,6 persen publik yang tidak tahu atau tidak mengenal wakilnya di DPR memberikan dimensi lain terhadap persoalan tersebut, yakni soal hubungan langsung antara anggota parlemen dan konstituennya.

Namun, data survei tidak secara langsung membuktikan bahwa rendahnya tingkat pengenalan anggota DPR merupakan penyebab rendahnya kepuasan terhadap lembaga tersebut.

Kedua temuan itu hanya menunjukkan adanya persoalan berbeda yang sama-sama berkaitan dengan hubungan publik dan parlemen.

Jarak antara Elite dan Pemilih

Dalam sistem demokrasi perwakilan, anggota DPR memperoleh mandat melalui suara pemilih dan kemudian menjalankan fungsi representasi di parlemen.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.