Berdasarkan kepemilikan bank, kelompok bank BUMN mencatat pertumbuhan kredit tertinggi sebesar 16,41 persen secara tahunan.
Dana Pihak Ketiga Tumbuh 10,94 Persen
Di sisi pendanaan, Dana Pihak Ketiga (DPK) perbankan tumbuh 10,94 persen secara tahunan menjadi Rp10.413 triliun.
Pertumbuhan tertinggi berasal dari deposito yang naik 13,10 persen, diikuti giro sebesar 9,82 persen dan tabungan 9,56 persen.
Dengan pertumbuhan kredit yang lebih tinggi dibandingkan DPK, rasio loan to deposit ratio (LDR) perbankan berada di level 88,14 persen.
OJK menyebut likuiditas industri masih memadai. Rasio liquidity coverage ratio (LCR) tercatat 187,07 persen, sementara rasio alat likuid terhadap non-core deposit (AL/NCD) sebesar 102,31 persen dan alat likuid terhadap DPK sebesar 23,04 persen.
Kualitas Kredit Tetap Terjaga
Pertumbuhan kredit tersebut juga diikuti dengan kualitas kredit yang masih terjaga.
OJK mencatat non-performing loan (NPL) gross berada pada level 2,11 persen dan NPL net sebesar 0,84 persen. Sementara loan at risk (LaR) tercatat 8,56 persen.
Dari sisi profitabilitas, return on assets (ROA) perbankan berada di level 2,43 persen.
BNPL Tumbuh 29,10 Persen
Selain kredit konvensional, OJK mencatat pertumbuhan pembiayaan buy now pay later (BNPL) perbankan masih tinggi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan