Albrecht memiliki pengalaman di industri penerbangan internasional, termasuk di Saudia Airlines, Austrian Airlines, dan Star Alliance.

Sementara itu, Urbahn memiliki pengalaman dalam fungsi penasihat dan pengawasan di sejumlah perusahaan penerbangan.

Berikut susunan direksi Garuda Indonesia setelah RUPSLB 8 Oktober 2026:

  • Direktur Utama: Thomas Sugiarto Oentoro
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Balagopal Kunduvara
  • Direktur Operasi: Eric Ferdinand Sofyal
  • Direktur Teknik: Mukhtaris
  • Direktur Komersial: Alan McIntyre
  • Direktur Human Capital & Corporate Service: Dina Sandri Fani
  • Direktur Transformasi: Neil Raymond Mills

Adapun susunan dewan komisaris setelah RUPSLB adalah:

  • Komisaris Utama: Glenny H. Kairupan
  • Komisaris: Sugito Anjasmoro
  • Komisaris: Chairal Tanjung
  • Komisaris Independen: Mawardi Yahya
  • Komisaris Independen: Jaan Albrecht
  • Komisaris Independen: Trey Urbahn

Diketahui, Garuda Indonesia Group mengoperasikan 104 pesawat hingga akhir Juni 2026. Jumlah tersebut mencakup armada Garuda Indonesia dan Citilink.

Data kinerja semester I-2026 menunjukkan pendapatan grup mencapai US$1,80 miliar, dengan rugi bersih US$113 juta dan beban avtur US$677,6 juta.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.