Sempat Muncul Isu Penutupan SPBU
Perjalanan bisnis Shell di Indonesia tidak selalu berlangsung tanpa hambatan. Pada November 2024, muncul kabar mengenai rencana penutupan seluruh SPBU Shell di Indonesia.
Saat itu, Shell Indonesia membantah kabar tersebut. Mengutip laporan sejumlah media, perusahaan menyatakan informasi mengenai rencana penutupan seluruh SPBU tidak benar dan tidak memberikan komentar lebih lanjut mengenai spekulasi yang beredar di pasar.
Pada periode yang sama, Shell tetap menjalankan bisnis SPBU sekaligus mengembangkan lini usaha lainnya di Indonesia. Perusahaan juga memiliki kegiatan produksi dan distribusi pelumas yang menjadi bagian penting dari portofolio bisnisnya.
Dinamika berikutnya terjadi pada 2025, ketika Shell mengumumkan kesepakatan pengalihan kepemilikan bisnis SPBU di Indonesia. Keputusan tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk mengubah komposisi portofolio bisnisnya.
Shell Umumkan Pengalihan Bisnis pada 2025
Pada 23 Mei 2025, Shell Indonesia mengumumkan telah menyetujui pengalihan kepemilikan bisnis SPBU kepada perusahaan patungan baru yang direncanakan dibentuk oleh Citadel Pacific Limited dan Sefas Group.
Transaksi itu mencakup jaringan SPBU Shell beserta kegiatan pasokan dan distribusi bahan bakar. Terminal bahan bakar di Gresik juga termasuk dalam cakupan bisnis yang diumumkan untuk dialihkan.
Shell menyatakan pengalihan tersebut tidak mencakup bisnis pelumasnya di Indonesia. Perusahaan tetap menjalankan bisnis pelumas, termasuk mengoperasikan pabrik pelumas dengan kapasitas produksi hingga 300 juta liter per tahun.
Dalam pengumuman resminya, Shell juga memastikan mereknya akan tetap hadir di Indonesia melalui perjanjian lisensi setelah transaksi selesai. Pasokan produk bahan bakar tetap dilakukan oleh Shell.
Perusahaan menyebut Indonesia masih menjadi pasar pertumbuhan penting bagi bisnis pelumasnya. Karena itu, pengalihan bisnis SPBU tidak berarti Shell menghentikan seluruh kegiatan usahanya di Indonesia.
Sefas Group Masuk melalui Isla Energy
Pada 2026, proses pengalihan bisnis SPBU Shell memasuki tahap berikutnya. Sefas Group menyampaikan rencana mengambil alih 100% saham PT Isla Energy Indonesia, perusahaan yang menjadi pengelola jaringan SPBU Shell di Indonesia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan