Nominal Masih Dihitung

KPK belum mengungkap jumlah uang yang diduga diterima Romy. Penyidik masih menghitung total pemberian karena dugaan pemberian tersebut disebut berlangsung secara rutin setiap kali bimbingan.

“Untuk nominalnya masih terus dihitung karena diduga setoran atau pemberian ini dilakukan secara rutin setiap melakukan bimbingan,” kata Budi.

Dengan demikian, KPK saat ini tidak hanya mendalami keberadaan pemberian uang dalam kegiatan bimbingan akademik, tetapi juga sumber dana yang diduga digunakan untuk pemberian tersebut.

Silmy tercatat sebagai mahasiswa doktoral Program Studi Administrasi Universitas Brawijaya Kampus Jakarta. Berdasarkan data Pangkalan Data Pendidikan Tinggi (PDDikti), Silmy berstatus peserta didik baru dengan tanggal masuk 19 Januari 2026.

Sementara Bagus Bramantyo tercatat sebagai mahasiswa doktoral pada program studi dan kampus yang sama dengan tanggal masuk 18 Agustus 2025.

Berawal dari Perkara Imigrasi

Perkara tersebut bermula dari operasi tangkap tangan (OTT) KPK terkait dugaan pemerasan dalam pengurusan izin tinggal WNA.

Pada 4 Juni 2026, KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemerasan pengurusan izin tinggal WNA periode 2022–2026 di lingkungan yang sebelumnya berada di bawah Kementerian Hukum dan HAM dan kemudian menjadi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.