Konektivitas tersebut juga dinilai dapat membuka peluang bagi pertumbuhan aktivitas ekonomi masyarakat melalui meningkatnya mobilitas antardaerah.
Sementara itu, Bupati Maros Chaidir Syam menyambut positif kembali hadirnya TransNusa di Sulawesi Selatan setelah sempat terhenti pada masa pandemi COVID-19.
Menurut Chaidir, konektivitas tersebut tidak hanya berdampak bagi Kabupaten Maros, tetapi juga dapat mendukung pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Sulawesi Selatan.
Sebelumnya, TransNusa telah melayani rute Makassar-Palu dan kini mengembangkan jaringan penerbangannya dengan membuka rute Makassar-Manado.
“Dengan penerbangan ini, dalam satu hari masyarakat bisa pergi pagi dan kembali sore dari Manado,” kata Chaidir.
Direktur TransNusa Bayu Sutanto mengatakan pembukaan rute Makassar-Manado memberikan pilihan baru bagi masyarakat yang memiliki kepentingan bisnis, ekonomi maupun pariwisata antara Sulawesi Selatan dan Sulawesi Utara.
“Mulai tanggal 10 Oktober, penerbangan Manado-Makassar diberikan dua kali sehari,” kata Bayu.
Menurut Bayu, konektivitas tersebut diharapkan dapat mendorong wisatawan mengunjungi berbagai destinasi di kedua provinsi, mulai dari kawasan wisata Bunaken di Manado hingga destinasi wisata di Sulawesi Selatan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan