“Kedepannya, GoRide Hemat juga akan mengikuti sistem bagi hasil 8% seperti GoRide Reguler. Dampak dari ini, khususnya hanya untuk layanan GoRide Hemat, akan ada penyesuaian harga konsumen secara sangat terbatas. Kami memastikan bahwa penyesuaian ini dilakukan secara terukur dan tetap mengutamakan keterjangkauan bagi masyarakat,” ujarnya.

Hans mengatakan Gojek memahami bahwa sekecil apa pun kenaikan harga akan tetap dirasakan oleh konsumen. Namun, ia berharap pelanggan dapat memahami bahwa penyesuaian tarif yang dilakukan secara moderat tersebut akan memberikan manfaat langsung bagi para pengemudi.

Menurut dia, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga kesejahteraan mitra pengemudi di tengah perubahan kebijakan pemerintah terkait perlindungan pekerja transportasi online.

Selain melakukan penyesuaian tarif, Gojek juga akan memperkuat berbagai program kesejahteraan untuk mitra pengemudi dan keluarga mereka, seperti Bonus Hari Raya, BPJS Ketenagakerjaan, Bursa Kerja Mitra, layanan ambulans, hingga program tambahan yang tengah disiapkan perusahaan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.