JAKARTA, RMTVNews.com — Saham PT Rans Entertainment Indonesia Tbk (RANS) terkoreksi sekitar 57 persen dari level tertingginya pada Juli 2026. Kapitalisasi pasar emiten media dan hiburan tersebut kini tersisa sekitar Rp1,49 triliun pada perdagangan Rabu (28/10/2026).
Harga saham RANS sempat menyentuh batas bawah perdagangan atau auto rejection bawah (ARB) di level Rp116 per saham pada pukul 09.50 WIB, turun dari harga pembukaan Rp124 per saham.
Pada hari yang sama, saham RANS tercatat di level Rp118 per saham, sehingga kapitalisasi pasar perseroan berada di kisaran Rp1,49 triliun.
Dalam periode 28 September hingga 27 Oktober 2026, Trimegah Sekuritas Indonesia (LG) mencatat pembelian bersih (net buy) saham RANS terbesar, yakni Rp28 miliar.
Yuanta Sekuritas Indonesia (FS) berada di urutan berikutnya dengan Rp1,2 miliar, disusul CGS International Sekuritas Indonesia (YU) Rp804,5 juta, RHB Sekuritas Indonesia (DR) Rp689,2 juta, dan BRI Danareksa Sekuritas (OD) Rp620,5 juta.
Di sisi penjualan, Stockbit Sekuritas Digital (XL) mencatat penjualan bersih (net sell) terbesar, yakni Rp9,2 miliar. UBS Sekuritas Indonesia (AK) membukukan Rp3,3 miliar dan Indo Premier Sekuritas (PD) Rp3,1 miliar, sementara OCBC Sekuritas Indonesia (TP) dan Maybank Sekuritas Indonesia (ZP) masing-masing mencatat Rp2,7 miliar dan Rp2,4 miliar.
Data transaksi broker tersebut mencakup aktivitas perdagangan selama periode pengamatan dan tidak secara langsung mengidentifikasi investor akhir yang melakukan transaksi.
Dari sisi kinerja keuangan, RANS membukukan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp25,6 miliar pada semester I-2026, naik 12,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Namun, pendapatan perseroan turun 13,2 persen menjadi Rp149 miliar.
Penurunan pendapatan terjadi pada segmen hiburan dan lifestyle, yang menyusut 10,1 persen, serta penjualan produk, termasuk makanan, minuman, dan kecantikan, yang turun 20,4 persen.
Segmen hiburan dan lifestyle masih menjadi penyumbang terbesar pendapatan, dengan kontribusi sekitar 71 persen terhadap total pendapatan perseroan.
Pergerakan harga saham RANS berlangsung bersamaan dengan penurunan pendapatan pada semester I-2026, meskipun laba bersih perseroan meningkat dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan