Menutup semua berita di balik paywall pun bukan keputusan sederhana. Informasi tentang kebijakan publik, bencana, kesehatan masyarakat, dan layanan dasar punya kepentingan akses yang berbeda dari laporan investigasi atau produk riset khusus.
Sebaliknya, membuka semua berita secara gratis tidak menghapus biaya wartawan, editor, fotografer, server, keamanan digital, dan proses verifikasi.
AI bisa menghasilkan tulisan dengan cepat, termasuk membantu kerja jurnalistik. Merangkum dokumen, mentranskripsikan wawancara, menerjemahkan teks, dan mengolah data kini bisa dibantu teknologi dalam hitungan detik.
Namun, penghematan waktu itu tidak otomatis membuat jurnalisme lebih baik. Dalam survei Reuters Institute, dua pertiga responden (67 persen) mengaku belum ada pekerjaan yang terselamatkan berkat efisiensi AI.
Nilai jurnalistik tidak hanya terletak pada teks yang terbit, tetapi pada proses di baliknya, yakni mencari informasi, memeriksa bukti, meminta konfirmasi, dan menentukan konteks.
Wartawan yang meliput dugaan korupsi harus memeriksa dokumen, menelusuri aliran uang, menguji keterangan, dan meminta tanggapan pihak yang disebut.
Dalam perkara hukum, keterangan satu pihak tidak bisa langsung diperlakukan sebagai kesimpulan penyidikan. AI dapat membantu mengolah dokumen dan membandingkan pernyataan, tetapi hasilnya tetap harus diverifikasi sebelum diterbitkan.
Risiko muncul ketika efisiensi dijadikan alasan untuk memperbanyak artikel tanpa memperkuat peliputan.
Jika media hanya mengolah ulang siaran pers dan informasi yang sudah tersedia, jumlah konten naik tanpa menambah pengetahuan baru bagi publik.
Media lalu bersaing dengan mesin pada pekerjaan yang paling mudah diotomatisasi, yakni menyusun ulang informasi.
Peliputan lapangan, investigasi, verifikasi independen, dan penguasaan isu tertentu membutuhkan investasi lebih besar. Jika pendapatan media terus tertekan, kemampuan membiayainya ikut terancam.
Siapa yang Membiayai Produksi Fakta?
Jurnalisme membutuhkan sumber pendapatan yang menjaga redaksi tetap bekerja sekaligus independen.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan