RMTVNews.com — Dari mana sebenarnya leluhur orang Sabu berasal? Pertanyaan itu terus menarik perhatian, terutama karena sebagian masyarakat Sabu di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dinilai memiliki ciri fisik yang oleh sebagian orang dianggap mirip dengan masyarakat India.
Persepsi tersebut kemudian bertemu dengan cerita yang diwariskan masyarakat Sabu atau Do Hawu tentang leluhur yang datang dari sebuah negeri jauh di sebelah barat bernama Hura.
Dalam sejumlah literatur mengenai sejarah dan kebudayaan Sabu, Hura dikaitkan dengan Surat atau Gujarat di India.
Pertanyaannya, apakah kemiripan fisik dan cerita tentang Hura cukup untuk membuktikan adanya jejak migrasi dari India ke Pulau Sabu?
Dalam tradisi Do Hawu, cerita mengenai asal-usul leluhur berkaitan dengan tokoh Kika Ga dan Hawu Ga serta perjalanan menuju wilayah yang kemudian dikenal sebagai Rai Hawu.
Narasi tersebut menjadi bagian dari cerita asal-usul masyarakat Sabu yang diwariskan secara turun-temurun.
Cerita mengenai leluhur juga berkaitan dengan identitas, hubungan kekerabatan, wilayah, dan adat masyarakat Sabu. Literatur mengenai Sabu mencatat keberadaan struktur genealogis dan tradisi lisan sebagai bagian dari kebudayaan masyarakat setempat.
Robert Riwu Kaho dalam kajiannya mengenai masyarakat Sabu membahas identitas Hawu serta kehidupan sosial dan budaya masyarakat Sabu. Sejumlah literatur lain juga mencatat cerita tentang leluhur yang datang dari negeri jauh di sebelah barat dan menghubungkannya dengan Hura atau Surat.
Namun, hubungan antara Hura dan Gujarat merupakan bagian dari interpretasi dalam literatur mengenai asal-usul Sabu. Narasi tersebut berbeda dengan bukti arkeologis mengenai perpindahan penduduk dari Gujarat ke Sabu.
Penelitian geoarkeologi di Pulau Sabu menunjukkan bahwa wilayah tersebut memiliki sejarah hunian dan kebudayaan yang panjang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan