“Terus memantau perkembangan aktivitas dan penyebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, beserta dampaknya terhadap ruang udara dan operasional bandar udara,” katanya.

Dudy juga menyampaikan koordinasi dilakukan secara intensif dengan operator penerbangan, pengelola bandara, layanan navigasi penerbangan, BMKG, dan pihak terkait lainnya.

Penumpang Mulai Cari Jalur Alternatif

Penutupan Soetta membuat sejumlah penumpang harus mencari alternatif perjalanan.

Salah satu contohnya adalah penumpang tujuan Timika yang diberangkatkan menggunakan bus dari Jakarta menuju Surabaya. Dari Bandara Juanda, perjalanan kemudian dilanjutkan menggunakan pesawat menuju Timika.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa dampak erupsi tidak hanya dirasakan oleh operator bandara dan maskapai, tetapi juga langsung memengaruhi mobilitas penumpang.

Menteri Perhubungan menegaskan hak-hak penumpang yang terdampak penutupan sementara bandara tetap harus dipenuhi oleh maskapai sesuai ketentuan yang berlaku.

Maskapai juga wajib memberikan informasi mengenai perubahan status penerbangan serta pilihan penanganan bagi penumpang terdampak.

Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian serius karena arah penyebarannya dapat berubah mengikuti kondisi angin.

Badan Geologi sebelumnya menyebut abu vulkanik terpantau menyebar ke Banten, sebagian Jawa Barat dan DKI Jakarta, Lampung, serta Bengkulu.

Karena itu, pembukaan kembali Soetta sangat bergantung pada hasil pemantauan dan pemeriksaan kondisi aktual di lapangan.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.