Menurut Prabowo, penguasaan kembali kawasan tersebut menyelamatkan kekayaan negara yang nilainya diperkirakan mencapai sekitar Rp400 triliun.

Sejak 2025, Satgas PKH disebut telah menguasai kembali sekitar 6,2 juta hektare kawasan hutan yang digunakan untuk kegiatan perkebunan dan pertambangan.

Prabowo menyebut langkah tersebut sebagai bagian dari upaya menyelamatkan kekayaan negara untuk kepentingan masyarakat.

“Apa yang kau lakukan menyelamatkan anak dan cucu kita. Jutaan hektare yang kau selamatkan, tambang-tambang ilegal yang kau tutup dan kau kuasai untuk negara, itu adalah tabungan bangsa. Saudara menambah tabungan bangsa untuk masa depan anak-anak kita dan cucu-cucu kita,” ujar Prabowo.

Prabowo juga mengatakan uang yang berhasil diselamatkan dapat digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan publik.

“Penyelamatan uang ini dipergunakan untuk membangun sekolah-sekolah, membangun rumah-rumah, memperbaiki irigasi-irigasi lahan pertanian dan mencegah kebakaran-kebakaran lahan,” katanya.

Rp52 Triliun Diserahkan kepada Negara

Capaian tahap VIII tersebut menjadi bagian dari rangkaian penyerahan hasil kerja Satgas PKH.

Prabowo menyebut sejak 2025 Satgas telah menyerahkan sekitar Rp52 triliun kepada negara melalui Kementerian Keuangan. Dana tersebut berasal dari denda, PNBP, dan penerimaan pajak.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.