“Siapa pun yang menjadi Menteri Keuangan akan menghadapi program Presiden yang membutuhkan anggaran yang sangat besar dan ambisius seperti Makan Bergizi Gratis (MBG). Ini akan menjadi masalah besar bagi Menkeu baru,” kata Didin, dikutip dari KBA News.

Didin juga menyoroti kebutuhan menjaga defisit sekaligus membiayai program-program pemerintah.

“Menkeu baru bisa mencari jalan tengah. Defisit 3 persen bisa ditekan, pertumbuhan ekonomi di atas 5 persen bisa diraih dan program-program yang membutuhkan duit besar tidak membuat utang makin banyak,” ujar Didin.

Menurut Didin, MBG disebut membutuhkan anggaran Rp240 triliun pada tahun yang dibahasnya. Ia juga menyebut Koperasi Desa Merah Putih dengan kebutuhan dana Rp240 triliun, serta sejumlah program lainnya.

Didin menyebut kondisi tersebut menjadi tantangan bagi Suahasil yang memiliki pengalaman panjang di Kementerian Keuangan.

“Saat ini prinsip kehati-hatian ekonomi yang konservatif berhadapan dengan gaya boros. Apakah Menkeu baru bisa mencari jalan tengah?” kata Didin.

Penerimaan Pajak Jadi Bagian dari Tantangan

Dalam konteks penerimaan negara, Suahasil memberikan arahan khusus kepada jajaran DJP setelah melantik empat pejabat eselon II.

Ia meminta DJP tidak hanya melihat angka penerimaan, tetapi juga memahami kondisi ekonomi dan perilaku wajib pajak.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.