Menariknya, Suyudi sendiri menghubungkan anggaran dengan hasil yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar tingkat penyerapan.
“Keberhasilan anggaran tidak hanya diukur dari penyerapan, tetapi dari hasil yang dirasakan masyarakat,” kata Suyudi dalam pemaparan program transformasinya.
Ia mengusulkan perencanaan anggaran dilakukan secara bottom-up, berdasarkan kebutuhan riil, tetapi tetap dikaitkan dengan outcome, beban kerja, risiko dan kebutuhan lini terdepan.
Suyudi mengatakan keberhasilan Polri pada akhirnya harus terlihat dari keamanan masyarakat, kemudahan membuat laporan, kecepatan pertolongan, kepastian perkara, perlindungan terhadap korban dan penerapan hukum yang adil.
“Bagi saya, jabatan Kapolri bukanlah puncak karier, jabatan Kapolri adalah puncak tanggung jawab,” tegas Suyudi dalam fit and proper test.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan