JAKARTA, RMTVNews.com — Fransisca Mawar Menik, seorang warga Batam, Kepulauan Riau, menerima undangan klarifikasi dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Kepri setelah mengunggah informasi mengenai pemadaman listrik massal (blackout) di Batam.
Fransisca membagikan surat tersebut melalui akun Threads miliknya dan menyatakan akan memenuhi panggilan kepolisian pada Senin, 19 Oktober 2026.
“Wah, saya dapat panggilan dari Polda Batam terkait Blackout. Baik saya akan datang bapak bapak, malam malam digedor ngasih surat ini,” tulis Fransisca dalam unggahannya.
Menurut Fransiska, surat tersebut diantarkan ke kediamannya pada malam hari. Ia menyebut ada tiga unggahan yang akan dimintai klarifikasi oleh kepolisian.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Nona Pricilla Ohei membenarkan adanya undangan klarifikasi tersebut.
Menurut dia, pemanggilan dilakukan berdasarkan laporan masyarakat.
“Benar ada undangan tersebut dalam rangka klarifikasi berdasarkan laporan masyarakat,” kata Nona, sebagaimana dikutip media setempat.
Berdasarkan informasi yang diberitakan media, klarifikasi terhadap Fransisca berkaitan dengan unggahannya di Threads mengenai pemadaman listrik di Batam.
Salah satu unggahan yang menjadi perhatian memuat sindiran terhadap jajaran pengelola PLN Batam setelah pemadaman listrik berkepanjangan.
Fransisca juga membagikan pemberitaan mengenai penunjukan direktur utama perusahaan tersebut.
Dalam surat yang diunggahnya, Fransisca diminta memberikan keterangan kepada penyelidik Subdit V Ditreskrimsus Polda Kepri pada Senin, 19 Oktober 2026, pukul 10.00 WIB.
Pemadaman listrik massal di Batam terjadi pada Senin, 12 Oktober 2026.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Add to Google
Tinggalkan Balasan