Ancaman tersebut langsung memicu eksodus modal asing. Mengutip laporan Reuters, investor asing telah membukukan penjualan bersih (net sell) saham di Indonesia senilai US$4,88 miliar sepanjang tahun 2026.
Lebih jauh, Goldman Sachs memproyeksikan potensi arus modal keluar (passive outflow) dapat mencapai US$5,6 miliar jika Indonesia benar-benar dikeluarkan dari kelompok indeks MSCI Emerging Markets.
Proyeksi tersebut merupakan estimasi skenario terburuk apabila perubahan klasifikasi diresmikan, bukan angka pasti yang telah terealisasi saat ini.
Ke depan, arah pergerakan IHSG dan saham-saham berkapitalisasi besar akan sangat bergantung pada langkah responsif regulator bursa, hasil evaluasi akhir MSCI, serta kalkulasi ulang para investor terhadap tingkat risiko investasi di pasar modal Indonesia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Add to Google
Tinggalkan Balasan