Elektabilitas partai, popularitas kandidat, jaringan organisasi, kinerja kader, isu politik, serta strategi kampanye dapat bekerja secara bersamaan.

Pemilih Memilih Caleg, tetapi Wakilnya Tak Selalu Dikenal

Kontras lain terlihat ketika survei mengukur hubungan publik dengan anggota DPR.

Sebanyak 57,6 persen responden mengatakan tidak tahu atau tidak mengenal anggota DPR RI yang mewakili daerahnya. Hanya 26,2 persen yang menyatakan tahu atau mengenal wakilnya.

Temuan ini menarik karena pada saat yang sama mayoritas responden lebih cenderung memilih caleg daripada partai.

Artinya, preferensi terhadap figur kandidat ketika pemilu tidak otomatis menunjukkan adanya hubungan politik yang kuat dengan wakil yang kemudian duduk di parlemen.

Di sini terlihat adanya dua fase yang berbeda: figur dapat menjadi pintu masuk pemilih dalam menentukan pilihan, tetapi hubungan antara wakil dan pemilih setelah pemilu belum tentu terbentuk secara kuat.

Survei Poltracking juga menunjukkan bahwa dukungan partai kepada pasangan calon presiden dan wakil presiden tidak selalu menjadi faktor penentu pilihan.

Sebanyak 44,6 persen responden mengatakan dukungan partai terhadap pasangan capres-cawapres tidak memengaruhi pilihan mereka terhadap partai, sedangkan 32,8 persen menyatakan berpengaruh.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.