Infeksi bakteri dapat berkembang karena sejumlah faktor yang tidak berkaitan langsung dengan makanan yang dikonsumsi.
Meski demikian, telur memang dapat memicu reaksi alergi pada orang tertentu.
Gejalanya bisa berupa ruam kulit, bentol yang terasa gatal, pembengkakan, hingga gangguan pada sistem pencernaan.
Reaksi alergi tersebut berbeda dengan bisul. Alergi telur umumnya menimbulkan biduran atau hives, yakni bentol pada kulit yang disertai rasa gatal.
Sementara itu, bisul merupakan infeksi kulit yang ditandai dengan benjolan meradang, terasa nyeri, dan dapat berisi nanah.
Perbedaan tersebut penting dikenali agar masyarakat tidak keliru mengidentifikasi gangguan kulit yang dialami.
Dengan demikian, konsumsi telur tidak dapat disebut sebagai penyebab langsung munculnya bisul.
Mengutip informasi National Library of Medicine, bisul lebih berkaitan dengan infeksi bakteri pada folikel rambut dan jaringan kulit di sekitarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan