Klarifikasi ini sekaligus meluruskan kesimpangsiuran informasi yang sempat memicu perdebatan sengit di media sosial, di mana netizen sebelumnya mengaitkan bentrokan di Pejompongan dengan rombongan yang menumpang truk maupun dugaan keterlibatan kelompok ormas GRIB Jaya.
Pernyataan korban sejalan dengan penegasan dari Kuasa Hukum GRIB Jaya, Wilson Colling, yang sebelumnya membantah keterlibatan organisasinya dalam aksi kerusuhan tersebut.
Wilson menekankan bahwa Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules, tidak pernah menerbitkan instruksi bagi anggotanya untuk beraksi di lapangan.
Sebaliknya, pimpinan GRIB Jaya mengimbau jajarannya untuk memelihara situasi ketertiban dan keamanan masyarakat (kamtibmas) di Jakarta.
Dalam berbagai kesempatan, Hercules menegaskan bahwa loyalitas dirinya dan GRIB Jaya adalah tegak lurus kepada Presiden Prabowo Subianto demi mengawal stabilitas nasional bersama TNI-Polri, tanpa kepentingan pribadi atau politik praktis di balik penjagaan situasi kondusif tersebut.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan