Waktunya sensitif. Pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi akan segera berganti ke Prabowo Subianto. Airlangga masih menjabat Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan baru memimpin Golkar melewati Pemilu 2024 dengan perolehan suara yang meningkat dibandingkan pemilu sebelumnya.

Laporan investigasi Tempo menghadirkan gambaran yang lebih kompleks. Tempo mengungkap dugaan manuver dari lingkaran kekuasaan untuk mengambil alih kendali Golkar.

Dalam laporan tersebut, nama Jokowi dikaitkan dengan upaya mendorong pergantian pimpinan melalui sejumlah operator politik.

Tempo juga menelusuri dugaan kaitan antara tekanan terhadap Airlangga dan perkara dugaan korupsi ekspor minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO). Airlangga sebelumnya diperiksa Kejaksaan Agung sebagai saksi dalam perkara tersebut pada Juli 2023.

Bahlil turut disebut dalam pemberitaan mengenai manuver perebutan kursi ketua umum, termasuk dugaan adanya dukungan dari lingkaran kekuasaan saat itu.

Namun, pemeriksaan Airlangga sebagai saksi dalam perkara CPO tidak dengan sendirinya membuktikan adanya tekanan hukum untuk memaksanya mundur. Tidak ada fakta hukum yang memastikan bahwa perkara tersebut menjadi penyebab pengunduran dirinya.

Golkar membantah pengunduran diri Airlangga berkaitan dengan perkara CPO. Jokowi juga membantah melakukan intervensi dan menyebut keputusan Airlangga sebagai urusan internal partai.

Setelah Airlangga mundur, Golkar menunjuk Agus Gumiwang Kartasasmita sebagai pelaksana tugas ketua umum. Proses pencalonan ketua umum kemudian berlangsung menjelang Munas XI.

Pada 19 Agustus 2024, Bahlil mendaftarkan diri dan dinyatakan lolos sebagai calon tunggal. Dua hari kemudian, ia terpilih secara aklamasi untuk periode 2024–2029.

Dalam sepuluh hari, kepemimpinan Golkar berpindah dari Airlangga ke Bahlil. Pergantian itu berlangsung ketika pemerintahan baru sedang disiapkan dan posisi Golkar dalam koalisi menjadi bagian penting dari kalkulasi politik nasional.

Bahlil dan Kerentanan Kekuasaan di Golkar

Di tengah isu yang menyeret namanya, hubungan Bahlil dengan Prabowo juga terlihat melalui komunikasi langsung di ruang publik.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.