Mesin Partai atau Mesin Figur?

Temuan Poltracking juga menunjukkan bahwa figur memiliki peran kuat dalam cara publik mengenali partai.

Dalam pertanyaan top of mind, nama Prabowo Subianto menjadi asosiasi yang paling banyak muncul ketika responden mendengar Partai Gerindra, yakni 26,1 persen.

Pada PDIP, nama Megawati Soekarnoputri disebut 17 persen responden, sedangkan Partai Demokrat paling banyak diasosiasikan dengan Susilo Bambang Yudhoyono sebesar 16 persen. NasDem diasosiasikan dengan Surya Paloh sebesar 11 persen.

Data tersebut menunjukkan bahwa figur politik masih menjadi bagian penting dari identitas yang melekat pada sejumlah partai.

Pada saat yang sama, Gerindra mencatat elektabilitas tertinggi dalam simulasi 18 partai dengan 23,2 persen, disusul PDIP 11,6 persen dan Golkar 10,4 persen.

Namun, survei tersebut tidak menyimpulkan bahwa elektabilitas partai tertentu semata-mata disebabkan oleh figur.

Hubungan antara popularitas figur, kekuatan organisasi, kinerja kader, isu politik, dan strategi kampanye membutuhkan analisis lebih lanjut.

Yang terlihat dari survei adalah perubahan titik perhatian pemilih: ketika ditanya mengenai kecenderungan pilihan dalam Pileg, figur caleg lebih banyak disebut dibandingkan partai politik.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.