Itulah persoalan yang lebih besar dari Fahd Arafiq, Idrus Marham, atau Partai Golkar semata. Bukan tentang apakah seseorang pernah melakukan kesalahan dan kemudian harus selamanya disingkirkan dari politik, melainkan tentang seberapa serius partai politik menjadikan integritas sebagai bagian dari ukuran dalam memberikan kembali kepercayaan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan