“Kami sebagai TNI Angkatan Darat dalam hal ini Kodim 091 Samarinda menyatakan akan memproses sesuai dengan prosedur dan aturan hukum yang berlaku dan kami bisa pastikan bahwa yang bersangkutan nanti akan menerima sanksi,” tegasnya.
“Sesuai dengan apa yang dia lakukan ya melalui proses hukum tersebut,” sambung Arif.
Adu mulut anggota TNI dan Satpol PP Samarinda terjadi saat penertiban terhadap sejumlah lokasi di kawasan Jalan Teuku Umar yang diduga menjadi tempat penjualan dan konsumsi minuman keras.
Dalam kegiatan tersebut, terjadi ketegangan setelah seorang anggota TNI terlibat adu mulut dengan Kepala Satpol PP Samarinda Anis Siswantini.
Anis menyebut keberadaan anggota TNI tersebut bukan kali pertama ditemukan ketika petugas melakukan penertiban di kawasan tersebut.
Dandim Samarinda kemudian menyatakan anggota yang terlibat akan diproses sesuai mekanisme hukum yang berlaku.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan