JAKARTA, RMTVNews.com — Di Timor, tanah tidak sekadar hamparan yang dihitung luas dan harganya. Di sanalah orang menggembalakan ternak, merawat tradisi, dan mewariskan hidup kepada generasi berikutnya. Ketika tanah berhadapan dengan kepentingan tambang, yang dipertaruhkan bukan hanya bentang alam, tetapi juga cara hidup sebuah kampung.
Pertaruhan itulah yang menggerakkan Sabana, Janji Sebuah Permainan Cinta, novel karya Misel Gual yang terbit pada September 2018. Sebelum diterbitkan, novel ini sempat mengikuti Sayembara Novel Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2018.
Ceritanya berlatar Desa Linamnutu, Kecamatan Amanuban Selatan, Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Di sana Kali Noelmina membelah bukit batu, sabana menjadi padang penggembalaan, dan tambang mangan perlahan mengeruk tanah. Di atas latar itu, Misel Gual menjalin kisah cinta, konflik keluarga, politik desa, dan perlawanan warga terhadap tambang.
Cerita dibuka dengan sebuah prolog kecil yang pedih. Leko, bocah penggembala yang gemar memanjat, jatuh dari pohon pinus setelah mengintip alat berat di ujung sabana. Ia meninggal, kakaknya Basty memikul rasa bersalah, dan kebakaran melanda rumah mereka.
Peristiwa ini baru terhubung dengan inti konflik belakangan.
Setelah itu, narasi beralih ke Ema, tokoh “aku” dalam novel ini. Ia sarjana yang pulang ke desa dan menganggur. Ibunya, yang bersuku Manggarai, mendesaknya mencari pekerjaan sekaligus menentang hubungannya dengan Rosa, bidan desa yang sudah menjadi kawan kecilnya.
Rasa rendah diri Ema, rindunya yang gelisah, dan kehadiran Dokter Rasidin di puskesmas membuat kisah cinta ini penuh salah paham, kecemburuan, dan janji yang tak kunjung ditepati.
Ema juga menulis cerpen dengan nama pena Ibe Gilbert. Tulisannya membahas tambang dan bahkan ikut menyeretnya ke dalam masalah.
Jalur kedua digerakkan Basty, kawan masa kecil Ema yang memenangi pemilihan kepala desa atas Usif Kaesnai, kades lama.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan