“Sebaiknya kepala daerah kita membangun optimisme kepada masyarakat kebakarannya akan padam,” ujarnya.

Karhutla Hanguskan 18 Ribu Hektare

Berdasarkan data penanganan darurat karhutla Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah yang dipublikasikan pada 14 Oktober, luas lahan terbakar mencapai 18.050,68 hektare hingga 13 Oktober 2026. Jumlah kejadian yang tercatat mencapai 6.255.

Sehari sebelumnya, data pemerintah daerah juga menunjukkan ribuan titik panas terdeteksi di berbagai wilayah Kalimantan Tengah.

Namun, titik panas merupakan indikasi anomali suhu yang perlu diverifikasi dan tidak dapat langsung disamakan dengan jumlah kejadian kebakaran.

Penanganan karhutla melibatkan personel gabungan, pemadaman dari darat dan udara, serta patroli untuk mencegah kebakaran meluas. Pemerintah daerah juga mengimbau masyarakat tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Selain kerusakan lingkungan, kebakaran menimbulkan ancaman kesehatan akibat paparan asap.

Data Dinas Kesehatan Kalimantan Tengah yang dilaporkan pada 12 Oktober mencatat 5.031 kasus baru ISPA pada pekan pertama Oktober. Pada periode yang sama, terdapat 1.127 kasus diare.

Dampak kebakaran turut mengganggu kegiatan pendidikan. Pemerintah daerah melaporkan sebanyak 223 sekolah di sejumlah kabupaten dan kota terdampak menghentikan pembelajaran tatap muka dan beralih ke pembelajaran jarak jauh.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.