Laporan metodologi dari Pew Research Center turut mempertegas bahwa pilihan kata, latar konteks kalimat, dan urutan Opsi jawaban berpengaruh secara langsung terhadap distribusi respons responden.

Temuan teoretis ini menjadi dasar yang kuat untuk menguji kuesioner dari masing-masing lembaga, tanpa bermaksud menghakimi secara prematur bahwa selisih angka antara SMRC, Poltracking, dan PPI semata-mata dipicu oleh bias instrumen.

Kepastian mengenai hal tersebut hanya bisa didapatkan apabila kuesioner asli ketiga lembaga disandingkan secara langsung.

Responden yang Tidak Menjawab Bukan Selalu Netral

Di luar kategori puas dan tidak puas, porsi kelompok responden yang tidak menyatakan penilaian secara tegas juga menjadi area yang membutuhkan kecermatan analisis.

Poltracking merekam porsi responden yang tidak tahu atau tidak menjawab sebesar 3,8 persen, sedangkan PPI mencatat porsi sebesar 2,1 persen.

Pada laporan SMRC, penjumlahan persentase kepuasan dan ketidakpuasan menghasilkan angka 97,9 persen, sehingga menyisakan selisih 2,1 persen.

Kategori jawaban yang tersisa dari SMRC ini tidak dapat disimpulkan secara sepihak dan memerlukan konfirmasi melalui tabel silang (crosstabulation) asli dari lembaga riset tersebut.

Dalam metodologi penelitian sosial, kelompok responden yang tidak menjawab tidak dapat diasumsikan secara otomatis sebagai kelompok yang bersikap netral.

Seseorang dapat memilih untuk tidak menjawab karena berbagai latar belakang psikologis dan sosiologis. Mungkin belum memiliki cukup informasi mengenai isu yang ditanyakan, belum membentuk preferensi sikap, tidak memahami maksud pertanyaan pewawancara, atau sengaja menyembunyikan pilihan politiknya (social desirability bias).

Sikap netral memiliki definisi yang berbeda dengan ketidaktahuan. Responden yang netral umumnya memahami isu yang ditanyakan secara memadai, namun secara sadar menempatkan penilaian kinerjanya persis di garis tengah.

Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel Ikuti Kami Subscribe

CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.