Ia secara khusus mengingatkan agar aparat tidak justru menjadi pelindung praktik ilegal.
“Jangan justru aparat yang di belakang penyelewengan. Aparat yang backing penyelewengan. Aparat yang backing penyelundupan,” katanya.
Presiden menekankan bahwa TNI dan Polri harus menjadi institusi yang dekat dan dicintai rakyat. Ia pun menanggapi kritik dari sejumlah pihak terkait keterlibatan aparat dalam mendukung sektor pertanian dan ketahanan pangan.
“Mereka bertanya, kok polisi ngurus jagung? Kok tentara ngurus sawah? Saya katakan TNI adalah tentara rakyat. Polisi kita harus jadi polisi rakyat,” ujar Presiden.
Menurutnya, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat dan memperkuat peran aparat dalam mendukung kepentingan rakyat luas.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan