Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Sugiono menyatakan Gerindra sepakat dengan angka 5 persen. Sikap serupa disampaikan Golkar dan PKS. Sementara PDIP juga membuka ruang terhadap angka 5 persen.
Berbeda dari kelompok yang mendorong 5 persen, Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh menyatakan partainya mengusulkan angka 7 persen.
Paloh menyebut NasDem siap menanggung konsekuensi dari usulan tersebut, termasuk jika partainya sendiri tidak memenuhi ambang batas.
“NasDem mengusulkan 7 persen, walaupun surveinya NasDem 4%,_ kata Paloh seperti dikutip AFU.id.
Menurut Paloh, penyederhanaan jumlah partai diperlukan agar sistem demokrasi lebih efektif. Ia juga mengatakan NasDem menempatkan kepentingan nasional di atas kepentingan partai ketika mengusulkan angka tersebut.
Sementara itu, Sekjen Gerindra Sugiono mengatakan angka 5 persen dibicarakan dalam konteks penataan sistem kepartaian sekaligus menjaga agar suara masyarakat tetap dapat diakomodasi.
Dengan demikian, perdebatan bukan hanya mengenai angka 5 atau 7 persen, tetapi mengenai seberapa jauh penyederhanaan sistem kepartaian dapat dilakukan tanpa memperbesar jarak antara suara yang diberikan pemilih dan kursi yang dihasilkan di parlemen.
Perludem: PT tinggi tidak otomatis menyederhanakan partai
Tetap Terhubung Dengan Kami:
WA Channel
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.


Tinggalkan Balasan